VIVA – Manfaatkan momen libur panjang sekolah, Oriental Circus Indonesia atau OCI hadir di Kota Depok, Jawa Barat. Dengan konsep family carnival circus world, ini adalah penampilan terakhir OCI dengan satwa.

 Ya, kelompok sirkus satu-satunya yang dimiliki Indonesia sejak 1967 itu mulai tahun depan tak akan lagi melibatkan satwa di pertunjukannya. Itu artinya, ini adalah penampilan OCI yang terakhir bersama sejumlah satwa terlatih.

Pagelaran yang hadir di area Podomoro Golf View (PGV), Cimanggis, Depok itu semakin menarik, karena dimeriahkan dengan pasar malam modern. Sirkus dan pasar malam mini tersebut akan hadir selama 50 hari sejak 30 Juni-19 Agustus 2018.

Dalam sehari, akan ada dua kali pertunjukan untuk hari kerja dan tiga kali pertunjukan pada akhir pekan. Harga tiket untuk menonton pertunjukan ini pun cukup terjangkau, dimulai dari Rp75 ribu, Rp100 ribu, hingga Rp150 ribu.

“Untuk seat tersedia 1.300 total. Dibagi dalam tiga kelas, yaitu VIP, Utama, dan Kelas I,” kata Manager OCI, Suharco pada wartawan, Minggu 1 Juli 2018.

Pertunjukan ini menghadirkan aneka satwa antara lain gajah, harimau, burung, ular, dan kakak tua. Penonton akan disuguhkan atraksi yang seru mulai dari akrobat hingga badut yang bisa menghibur anak-anak.

Namun, mulai tahun depan, OCI sudah memiliki konsep baru, yaitu tanpa menggunakan satwa. Salah satunya terkait dengan kebijakan pemerintah. “Kita akan ganti konsep mulai tahun depan. Jadi, ini terakhir kalinya kami menggunakan satwa,” timpal management OCI, Michael Sumampau.

Sebagai salah satu kota berkembang di pinggiran ibu kota Jakarta, Depok nampaknya masih menjadi lokasi favorit bagi kalangan pengusaha properti. Hal ini dibuktikan dengan menjamurnya hunian berkonsep cluster hingga apartemen di kota tersebut.

Alhasil, perang strategi pemasaran  pun dilakukan para pelaku usaha tersebut untuk menggaet konsumen. Sebagai salah satu pengembang kakap, Podomoro Grup yang juga membuka lapaknya di Kota Depok ini tak ingin ketinggalan.

Kali ini, salah satu strategi pemasarannya adalah memanfaatkan momen libur panjang sekolah dengan menggaet Oriental Circus Indonesia (OCI).

Berlokasi di pintu keluar Tol Cimanggis, pengembang pun optimis cara itu ampuh untuk menggaet para konsumen. “Pada dasarnya konsep yang kami tawarkan adalah back to nature (kembali ke alam). Selain itu kami juga ingin menghadirkan hiburan yang jarang sekali bisa kita temui, ya pertunjukan sirkus ini kami rasa sangat tepat. Apalagi ini masih musim libur sekolah,” kata Assistant Vice President Marketing PGV, Alvin Andronicus pada wartawan.

Alvin mengatakan, dilahan seluas 60 hektar itu, pihaknya akan mendirikan 24 tower apartemen dan hunian eksklusif yang terintegrasi dengan berbagai sarana publik seperti pendidikan, rumah sakit, hingga entertainment. Ia juga menegaskan, seluruh pembangunan telah melalui prosedur yang berlaku, termasuk izin.

“Sebagai perusahaan properti yang sudah 40 tahun berdiri, tentu kami sangat serius dengan itu (legalitas). Kami enggak mungkin berani bangun kalau belum mengantongi izin,” katanya

Dengan konsep alam yang mengedepankan nuansa pepohonan, Alvin juga mengatakan, PGV akan memberdayakan aliran Kali Cikeas sepanjang 2 kilometer sebagai salah satu objek wisata alternatif.

 

sumber : https://www.viva.co.id/gaya-hidup/travel/1049839-aksi-terakhir-grup-sirkus-satu-satunya-di-indonesia-dengan-satwa